Fave Quotes

“The scariest moment is always just before you start.”  Stephen King

“People cannot live unless they’re needed by others. Therefore, they work so hard; for their jobs, or studies..in order to be needed by someone.” — Aizawa Kousaku, Code Blue

“I won’t cast the first stone or leave the first mark, but I will leave a lasting impression.”New Found Glory, Failure’s Not Flattering

“Orang-orang yang merindu, namun tetap menjaga kehormatan perasaannya, takut sekali berbuat dosa, memilih senyap, terus memperbaiki diri hingga waktu memberikan kabar baik, boleh jadi doa-doanya menguntai tangga yang indah hingga ke langit. Kalaupun tidak dengan yang dirindukan, boleh jadi diganti yang lebih baik”  Tere Liye

“If you argue correctly, you’re never wrong. That’s the beauty of argument.”  Nick Naylor, Thank You For Smoking.

“You’re braver than you believe, stronger than you seem, and smarter than you think!”  Christopher Robin, Winnie the Pooh’s Most Grand Adventure.

“Kemiskinan itu bukan berarti tidak memiliki apa-apa akan tetapi ketidakmampuan untuk mengelola sumber daya yang ada.”  Erie Sudewo, Chairman of Dompet Dhuafa.

“Sometimes in life there really are bonds formed that can never be broken. Sometimes, you really can find that one person who will stand by you no matter what. Maybe you’ll find it in a spouse and celebrate it in your dream wedding. But there’s also the chance that the one person you can count on for a lifetime, the one person who knows you –sometimes better than you know yourself, is the same person who’s been standing beside you all along.” — Marion St. Claire, Bride Wars.

When does a human die? It’s when he’s forgotten by others..”— Dr. Hiluluk, One Piece.

“When alone, people don’t value life. It’s only when there’s someone they want to be with, someone they don’t want to sadden, people value their own lives.” —  Aizawa Kousaku, Code Blue.

Live It Out Loud

Gue pengen sekolah di luar negeri. Belajar lebih banyak, membuka pandangan dan wawasan. Belajar dari budaya bangsa-bangsa yang lebih taat dan disiplin. Mencari tahu bagaimana caranya membenahi bangsa sendiri.

Gue pengen bertualang, keliling dunia, kalo bisa ikut The Amazing Race sama sahabat terbaik gue. Gue pengen ngeliat banyak sisi lain dari dunia yang belum pernah gue liat sebelumnya…bersama orang terbaik yang bisa gue bayangkan menemani gue untuk itu.

Gue pengen jadi engineer yang kontributif dan produktif. Gue pengen menciptakan produk-produk teknologi tepat guna. Gue pengen bermanfaat buat orang banyak.

Gue pengen jadi pengusaha. Gue pengen buka percetakan. Buka jasa desain, percetakan dan penerbitan; kerjasama bareng sahabat dan temen-temen gue yang hobi desain, ataupun mahasiswa jurusan desain, bahkan penulis dan siapapun yang punya hobi menulis..

Gue pengen bekerja di alam liar, entah itu sebagai petualang, ahli hewan, ataupun fotografer dan kameramen wildlife di acara semacam National Geographic. Gue pengen lebih mengenal alam dan isinya, agar gue bisa lebih dekat dengan Penciptanya.. dan berbagi pengalaman itu untuk menginspirasi orang-orang lain.

Gue pengen ke Finlandia. Mengamati dan mempelajari sistem pendidikan di sana, terus pulang ke Indonesia dan merombak sistem pendidikannya.

Gue pengen buka sekolah sendiri. Yang bener-bener mendidik, bukan cuma mengajar.

Gue pengen jadi menteri pendidikan. Gue pengen punya wewenang lebih untuk membenahi pendidikan bangsa ini.

Gue pengen dapet Nobel Prize di bidang teknologi, atau pendidikan.

Gue pengen bikin Indonesia jadi lebih tertib, lebih teratur. Lebih berbudaya dan bermental disiplin kayak negara-negara maju. Nggak bermental bobrok kayak sekarang.

Gue pengen terus menulis blog. Gue pengen tulisan dan pemikiran gue dibaca orang banyak. Gue pengen bisa mempengaruhi orang lain, untuk mengubah sikap, mengubah perilaku, mengubah tindakannya jadi lebih baik. Untuk Indonesia yang lebih baik.

Gue pengen bisa terus bermimpi, bercita-cita. Gue pengen terus punya tekad dan semangat untuk terus bercita-cita. Gue pengen memiliki arti.

Maka gue tuliskan impian-impian gue di sini. Sebagai catatan. Sebagai saksi. Sebagai do’a, agar yang membaca mengamini. Sebagai penyemangat. Sebagai pengingat. Supaya gue ga lupa untuk terus bermimpi dan bergerak mengejarnya.

Bismillah.

Indonesia

Aku ingin hidup normal, katanya

Perlu kau tanya kenapa?

Entah apa yang dirasa normal baginya

Tapi ia pernah berkata

Nama itu terasa terlalu berat dipikulnya

Entah kapan ia terakhir merasa bahagia

Kukira setelah ia menemukan teman hidupnya

Ia akan jadi selalu ceria

Tapi ternyata masih begitu sendu hatinya

Entah kenapa

Mungkin aku memang bukan siapa-siapa baginya

Mungkin aku bahkan tak punya tempat lagi dalam hidupnya

Tapi sungguh ku hanya ingin yang terbaik baginya

Sungguh ku selalu ingin hadir untuk dirinya

Apa yang bisa kulakukan untuknya?

Ketika ia seperti tak ingin mendengar apapun selain isi pikirannya

Bagaimana aku bisa membantunya?

Ketika ia sepertinya sudah menyerah untuk bahagia?

Jakarta, night before Eid. 11 September 2016. 10 Dzulhijjah 1437 H.

Apakah lo bahagia?

Apa yang membuat lo bahagia?

Bagaimana caranya supaya lo bahagia?

Kenapa bahagia itu penting dalam hidup lo?

Apakah lo ingin hidup bahagia?

Untuk apakah lo hidup di dunia?

Apa yang lo cari dalam hidup?

Apakah lo udah bisa menjawab semua pertanyaan di atas?

Apakah lo ingin bisa menjawab semua pertanyaan di atas?

Kalau lo menjawab ya untuk pertanyaan terakhir, maka SIAware adalah tempat yang tepat buat lo.

Karena hidup di dunia cuma sekali.

Karena hidup di dunia cuma sebentar.

Karena kesempatan belum tentu datang dua kali.

Temukan jawabannya. Sekarang atau mungkin tidak sama sekali.

Because you just never know how much time you got left in this life.

#YOLO (in this world…for the eternal life)
#siaware #siaware26

More info:
http://www.siaware.org/siaware26/ – with Caecilia, Keisha, Faris, Syaza, Hilton, Herinda, Khofiful, Kania, Nindya, Winda, Nadia Sanggra, David, Matahari, shofa, Bea, Mondya, Desi, Cynthia Anggi, Sarra, Kamilia, Radhita, sri, Astri, and Shabrina

View on Path

postersia261

It’s My Life

It’s my life
It’s now or never
I ain’t gonna live forever
I just wanna live while I’m alive

It’s my life
My heart is like an open highway
Like Franklin said, “I did it my way”
I just wanna live while I’m alive

Bon Jovi – It’s My Life

Lagu ini masih terus terngiang-ngiang di kepala gue sampe saat ini, tetapi itu nggak bikin gue kesel (seperti mungkin umumnya lagu yang terngiang-ngiang di pikiran), justru bikin gue lebih semangat :)

Ya, baru dalam 4 hari kebelakang ini gue bener-bener mendalami lirik lagu ini, dan meresapi maknanya. Ini hidup gue. Hidup gue adanya sekarang; nanti, besok, lusa, siapa yang tahu? Only Allah knows. Gue punya pilihan untuk menentukan hidup gue. Mau seperti apa? Mau dibawa kemana?

Dan ternyata gue udah pernah menulis tentang pilihan loh di sini. (Baru nyadar, hahaha. Terus sekarang nulis apa dong yah.)

Oh, iya. Kalau gitu sekarang gue nulis tentang kesadaran deh. Bahasa kerennya (eh, Bahasa Inggrisnya ding) sih awareness.

Apa itu awareness? Awareness adalah kesadaran. (Lah, dibolak-balik doang.)

Continue Reading

SKCK Tanpa Surat Pengantar (Jakarta Selatan)

Okeh, kalau Anda berharap ini adalah panduan membuat SKCK yang ditulis dengan rapi dan informatif, mohon maaf Anda tertipu judul (ya terus kenapa juga sih bikin judulnya begitu)

Saya nulis ini based on pengalaman aja, sekalian curcol sih sebenernya, siapa tau bisa membantu memudahkan Anda sekalian para pencari kerja ataupun pemburu beasiswa yang butuh SKCK.. Hope this post can save you the trouble of tetek bengek ngurusin surat pengantar yang huft banget.

Continue Reading

revolution2

LYL Blog Challenge 7: What Revolution Will You Lead?

Now it goes down to this one simple question, which is not so simple to answer…

If I had written this post about one and a half month ago, I might have written boldly about how I want to lead a revolution in education, especially in my home country.

But then some things happened, and I was faced with some harsh realities (which I now realize that it may just be my reality) that made me feel not so sure about it. It even made me skip this LYL challenge for a month. I don’t want this post to be too long, so if you really want to know about what happened, you may read the story in the other post. (link to be updated)

It made me so doubtful of myself. I seriously doubted my competence and capabilities to actually lead that kind of revolution. I feel like I’ve really screwed up and feel so small that there’s no way I’d be able to do that.

But after a few pep talk with myself, talking to people (more like exchanging ideas, not talking about my problems though), and a lot of prayers.. I finally tell myself that I just gotta do it. I just gotta do something, anything I can think of, anything I could possibly do right now. Who cares if I can or cannot do it? I still want to make it happen. At least I know where I want to go. I’ll do something and I might at least learn something, no matter how little it is. Eventually I’ll figure out how to get there.

So here’s the revolution I want to lead. Continue Reading