IBM Apprenticeship 2012 – 2nd Gen (Part 1)

I don’t know if it seems cheesy or anything, gue nulis tentang sesuatu yang bahkan ga berhasil gue capai. Tapi buat gue ini adalah pengalaman yang cukup berharga, dan bagi lo yang belum tau ataupun belum nyoba, ini bisa jadi informasi menarik buat kalian. And it’s worth trying.

Ya, jadi IBM Apprenticeship ini adalah program dari IBM yang berdurasi 4 bulan, di mana selama itu para apprentice akan belajar berbagai hal tentang IBM, IT business, dan semacamnya. Ga cuma itu, (katanya) di situ kita bisa belajar mengembangkan diri sendiri juga. Kalo kata tagline-nya,

“Your Passion is Inside You. Find it, Deliver, and Expand Your Legacy!”

The tagline intrigued me. So much. Ga banyak perusahaan yang berani ngomong soal “passion“. Dan gue, sebagai manusia yang masih mencari “passion“nya, sangat tertarik buat mencoba. Apalagi gue ngerasa dulu gue emang sempet berminat dan merasa punya passion di bidang IT dan perkomputeran. Jadi gue sangat berminat buat bergabung. Even though it freaked me out. A lot. Secara gue berlatar belakang Teknik Kimia. Walaupun pernah punya minat di bidang IT, tapi sama sekali ga punya skill atau kemampuan teknis di bidang itu. (Mungkin ada sih, tapi cetek bangett..)

I really had to step out of my comfort zone. And it freaked me out. Again, a lot.

Gue bener-bener mikir lama banget buat ambil keputusan buat daftar doang. Waktu itu sekitar H-25 sebelum pendaftaran ditutup. Kebetulan waktu itu emang lagi masa galau-galaunya pasca sidang dan tetek bengeknya, dan gue masih bener-bener blank abis itu mau kemana. Mau ngapain. That question of “What next?” really freaked me out. Rasanya kok gue belum siap ya masuk dunia nyata.

Iya, saat-saat itu, 1-2 bulan pasca sidang pra wisuda, gue bener-bener stuck. Galau. Self-esteem gue bener-bener rendah. Gue terlalu kemakan kekhawatiran gue sendiri, sampe gue ga maju-maju. Gue belum apply kerja di mana-mana. Sampe eyang dan tante gue pun mulai nanyain gue udah lamar kerja di mana aja. Sampe bokap nyokap mulai gerah dan nasehatin gue macem-macem.

Tapi mau dibilang apa tetep aja gue stuck. Mau gimana lagi? Hati gue belum siap.

Sebenernya udah ada beberapa job opening yang gue lirik. Tapi..ya itu. Gue ngerasa belum siap. Gue ga tau skill apa yang bisa gue “jual”. Gue tetep ngerasa gue udah salah jurusan. Gue ga tau apa bener itu yang gue mau. Jangan-jangan nanti ujung-ujungnya gue stuck di pekerjaan yang gue ga suka, and it just become another boring routine. I don’t want to live like that. Maybe that’s why I hesitated. Maybe that’s why I waited.

Sampe akhirnya udah H-2 deadline pendaftaran. Sekitar hari lebaran. Akhirnya gue membuat keputusan. Kesempatan belum tentu dateng dua kali. Belum tentu nanti ada program ini lagi. Belum tentu kalo nanti dibuka lagi, gue masih bisa ikut. Ini kesempatan satu-satunya gue mencari tau, apakah gue punya “passion” disini. Ini kesempatan besar gue untuk nemuin “passion” gue. Kapan lagi? Jangan sia-siakan kesempatan ini, Nadhila!

Yap, akhirnya gue memantapkan diri. H-1 deadline, gue daftar IBM Apprenticeship 2012 2nd Generation. Bismillah. Itu adalah perusahaan /opening /program pertama yang gue apply. Syaratnya gampang sih, cuma tinggal isi application form online, terus upload CV dan foto.

Pengumuman CV screeningnya sekitar seminggu kemudian. Oh, Alhamdulillah gue lolos. Walaupun waktu itu gue masih setengah hati, masih bener-bener belum yakin sama apa yang gue lakuin. Akhirnya, to prepare myself, gue mencoba apply di tempat lain. Gue berusaha keluar dari ‘kurungan’ gue. Waktu itu kebetulan ada perusahaan oil service yang ngadain rekrutmen ke kampus. I thought maybe I should come. Yah, nothing to lose. Gue ga minat oil and gas industry, jadi kalo ga lolos ya ga masalah. Gue cuma pengen tau, kayak apa sih rasanya ikut proses rekrutmen. So I went there. Masukin CV on the spot, ikut company presentation, dan ternyata 2 jam kemudian diumumin gue termasuk yang lolos CV screening. Langsung ikut psikotes hari itu juga. Hasilnya langsung diumumin sorenya, and what a surprise! Gue lolos ke tahap selanjutnya; FGD (Focus Group Discussion). FGD diadain besoknya, dan gue bener-bener cuma dateng dan ikutin flownya aja, tanpa terlalu berekspektasi apa-apa. Beberapa hari kemudian, gue di email lolos ke tahap berikutnya! Wow. I really didn’t expect that. Menurut email itu, interview bakal diadain di minggu ketiga September. Ok, we’ll just wait.

Sementara itu, roadshow IBM dan tes tertulisnya dijadwalin tanggal 11 September untuk venue UI. Gue bener-bener belum apply apa-apa lagi. Paling baru bikin akun Jobstreet dsb, liat-liat lowongan yang ada. Tapi belum ada satupun yang serius gue apply.

Dan hari H roadshow IBM pun tiba. I still wasn’t so sure what I was doing. Sebenernya gue dapet jadwal tes hari kedua, beda dengan hari roadshow/company presentationnya. Tapi gue tetep dateng roadshow, karena gue pengen tau apa sih yang bakal gue hadapi, perusahaan kayak apa sih IBM sekarang, dll. Yah intinya gue butuh informasi lah, buat meyakinkan gue untuk proceed di rekrutmen IBM ini.

Dan ternyata, bener-bener ga rugi gue dateng. It was not just another company presentation, dude, it’s almost a motivation training. The presenter, Mas Ivandeva, the Human Capital Leader of IBM Indonesia, gave a very inspiring presentation. Slidenya penuh dengan kata-kata bahkan video inspirasional. Gue sampe nyaris mikir apa gue salah masuk ya? Jangan-jangan yang gue datengin bukan roadshow IBM tapi seminar motivasi. Hahaha, lebay. But really, it was so inspirational it felt like a motivation training, and this time, I’m not exagerrating.

I was intrigued. Gue jadi lebih yakin untuk proceed dengan rekrutmen IBM ini. Walaupun gue masih takut-takut, tapi gue sedikit lebih yakin untuk mencoba. Besides, what do I have to lose? I’m just sort of trying my luck here. Itu pikiran gue waktu itu.

Jadilah gue dateng lagi di hari kedua, tanpa bener-bener nyiapin apa-apa (selain sedikit ‘bocoran’ kayak apa sih tipe soal tes tertulisnya).

I just be myself. Just try my best.

Tes tertulis untuk program IBM Apprenticeship ini berupa tes matematis. Mathematical reasoning, data matrix analysis, sama semacam tes deret gitu. Kalo ga salah keseluruhan paket itu disebutnya IPAT.

Gue akuin, soalnya susah. Paling susah adalah mathematical reasoning, karena lo mesti nyelesein soal cerita matematik, dalam bahasa Inggris. Jadi lo mesti teliti, ga cuma jangan sampe salah menerjemahkan, tapi juga dalam menginterpretasikan soalnya. Gue cuma berhasil jawab dikit banget. Soalnya waktunya sempit banget men. Untuk setiap section cuma 15 menit. Kalo untuk data matrix sama deret, gue masih lumayan bisa. Soal matrix gue tinggal 2 soal lagi, keburu waktu abis. Soal deret masih agak banyak yang belum kejawab, lebih dari 5. Tapi gue ga berani nembak-nembak karena ada poin minusnya.

Abis itu, sesi kedua, tes tertulis essay. Jadi kita dikasih kertas kosong dan disuruh menjawab pertanyaan, pertanyaannya: “Which job function in IBM do you prefer, and explain why.” Kira-kira begitulah. In English. Nah lho. Gue sempet bingung. Mana waktunya cuma 15 menit. Aduh, nulis apaan ya gue. Udah gue baru keluar dari ruang galau, disuruh jawab pertanyaan kayak gini. Tambah galau.

But finally, I decide just to be myself. I write everything I could think of, dan basically isinya gue curhat. Gue curhat gimana dulu gue punya passion di bidang IT, tapi akhirnya nyasar di tekim. Gue tulis aja semua yang kira-kira appropriate di situ.

Selesai tes, para peserta lagi-lagi diberi suntikan semangat sama Mas Ivan. Intinya menyampaikan bahwa mereka appreciate banget usaha kita, kita udah mau nyoba dateng dan melalui semua tes itu. Kita lagi-lagi ditunjukin kata-kata dan video yang very inspiring. Salah satu quote yang paling gue inget,

“Shoot for the moon. Even if you miss, you’ll land among the stars.”Les Brown

It was such a beautiful quote, and it was presented with such a beautiful image of the moon. It was instantly printed on my mind.

Yeah, it’s true. Ga peduli gue lolos apa nggak, gue udah mencoba. I’ve done my best, and I’ll let Allah do the rest.

Hasil tes tertulis diumumin sore harinya. Dan ternyata..

(To be continued)

Advertisements

One thought on “IBM Apprenticeship 2012 – 2nd Gen (Part 1)

  1. […] Words, Hands, Hearts These are the thoughts written down on paper. It's my only savior from not saying what I wanna say.. These are the thoughts that are on my mind, moments that havent yet been defined. And I don't know if you could ever understand.. HomeA Quick IntroAbout The WriterDear Diary..Message BoardMessage Board 1 ← IBM Apprenticeship 2012 – 2nd Gen (Part 1) […]

Please do leave a comment :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s