Mengapa Tidak Kamu Saja?

Bumi duduk menikmati secangkir kopi, berkumpul dengan sahabatnya sedari kecil. Teman bermain sejak belum mengenal sekolah, dulu yang pertama kali Bumi malu-malu memberikan permen gula-gula untuknya di hari pertama masuk TK.

Namanya Bulan. Gadis yang dulu ketika kecilnya sering menangis karena melihat ulat daun. Rambutnya dikepang dua sampai kelas tiga, selanjutnya rambutnya dikuncir tunggal.

“Aku kadang berpikir..”, Bumi mengawali kalimatnya sejak setengah jam menikmati dunia masing-masing meski duduk semeja.

Membaca buku masing-masing.

“Apa yang kamu pikirkan, Bum?”, Bulan menimpali.

“Aku kadang berpikir, sudah 25 tahun aku menghabiskan waktu sendirian, didalamnya ada 10 tahun aku mencari-cari sosok perempuan.”

“Hahahahaaa lantas mengapa?”

“Aku kadang bingung sendiri Lan, mencari yang baik itu susah sekali, tidak ketemu-ketemu, sekalinya ketemu sudah keduluan orang..”

“Bagaimana dengan Mentari?”, Bulan bertanya, meletakkan bukunya dan menyimak. Jika kalian sedang berbicara dan seseorang begitu antusias untuk mendengarkan, kamu pasti senang bukan?

“Aku tidak tahu, semuanya tidak pasti, kadang aku berpikir mengapa susah-susah mencari jauh-jauh padahal aku sudah kenal perempuan yang sangat baik, mengapa aku tidak mencoba melamarnya saja..”

“Oh iyakah, siapa dia?”, Bulan bertanya antusias.

“Aku berpikir, mengapa tidak kamu saja Lan, perempuan yang sudah aku kenal sejak lama, aku tahu kamu baik dan meskipun ada keburukan, aku sudah menerimanya sejak lama.”

Bulan terkejut? Tentu saja.

“Kau tau Lan, aku mungkin yang terlalu muluk mencari-cari, sampai-sampai aku tidak mengacuhkan orang-orang yang baik disekitarku selama ini..”

Kalimat terakhir Bumi menggantung, meninggalkan 30 menit tanpa pembicaraan.

Bulan merona, belum ada jawaban. Keduanya sibuk dengan pikiran masing-masing.

– – – – – – – – – – – – – – – – – –  – – – – – – – –  – – – – – –

Sebuah cerpen dari Kurniawan GunadiBdg, 31 Oktober 2012.
http://kurniawangunadi.tumblr.com/post/34706971295/cerpen-mengapa-tidak-kamu-saja
Advertisements

One thought on “Mengapa Tidak Kamu Saja?

  1. Hai, sy dina
    Iseng search sajak gunadi kurniawan eh terdampar di sini

    Salam kenal, ijin baca tulisan km ya
    Thanks..

Please do leave a comment :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s