Sahabat: Tentang Menerima dan Demi Allah Saja

Secara psikologis, manusia selalu mencari “keluarga”. Ini dapat kita lihat dari kecenderungan mereka, insan dunia, menemukan orang-orang yang cocok dengan hati dan karakter dirinya. Dapat mengisi lubang dalam jiwa. Mau menemani dan berbahagia bersama. Kita makhluk sosial, itu kesimpulan yang membuka semua sangka. Dan pura-pura. Untuk mendalami dan mengkritisi perilaku kita. Yang ternyata: amat rapuh dan mencari sandaran untuk sesuatu yang mendesak dalam ingin. Yang terselubung bersama pikir dan asa. Fajar dan senja. Di pagi dan malam-malamnya.

Dorongan ini membuat manusia berbondong, diam, dan terang, mencari kawan. Sahabat. Saudara. Apalah namanya. Berjuang dan kadang sedih juga. Ikhtiar, tapi kadang kecewa pula. Lamat-lamat berpikir, adakah sosok-sosok yang diperuntukkan untuk kita? Benarkah Allah menciptakannya—atau Dia menakdirkan hidup kita dalam sunyi belaka?

Mungkin, sedari awal, kitalah yang kurang peka. Atau, tidak paham konsep syukur dan ilmu-Nya. Tidak menghargai apa yang ada di sekitar kita. Orang-orang itu, mereka, dikirimkan Allah untuk kita. Ya, mereka punya kekurangan. Namun, jika mereka adalah orang yang membantumu untuk bertakwa, karunia apa lagi yang engkau pinta?

Saudara, dalam arti sebenarnya, adalah mereka yang mendekatkanmu. Mengingatkanmu. Menjagamu. Bukan dalam pengertian emosional, sebab Allah jauh lebih besar dari sekadar tujuan dangkal kemanusiaan.

Ada rasa bahagia punya saudara. Ada rasa bahagia punya teman-teman yang peduli pada kebaikan. Dan kebahagiaan itu tidak memperosokkanmu pada kejahatan dan kebatilan. Maka, baarakallaahulakaBaarakallaahulaka. Ditambah, ditambah, berkah hidup dan cinta.

Karenanya, jika engkau hendak berharap, janganlah meminta sahabat yang sempurna. Mintalah saja kelapangan dada untuk menerima kekurangan sahabatmu dengan sempurna. Mintalah sahabat yang mau dan sepakat denganmu: kita, bersaudara, lillaahi ta’aala.

_____

Ditulis oleh Asa Mulchias.
Sumber: http://blog.proumedia.co.id/sahabat-tentang-menerima-dan-demi-allah-saja/

					
Advertisements

Please do leave a comment :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s