Layanan Transportasi, Aksi Anarkis, dan Promo Gratis

Oke, postingan ini mungkin telat seminggu, tapi berhubung udah terlanjur ditulis, yaudah deh dilanjutin dan dipublish ajah.

Sejujurnya, gue gak terlalu merhatiin aksi anarkis seperti apa yang dilakukan (oknum-oknum) supir taksi tempo hari. Gue cuma sempet dapet beberapa foto dan video aksi-aksi tersebut yang gak semuanya gue liat satu-satu. Gue rasa ga perlu lah gue liat aksi anarkisnya kayak apa, yang pasti itu tindakan yang merusak, ga efektif, ga positif, bikin mood jelek aja kayaknya. Energi gue kemarin lagi positif, dan ternyata energi positif bisa bikin lo ga pengen merhatiin hal-hal bernada negatif. True story, bro.

Anyway, cukup tau lah apa yang dilakukan sama supir-supir taksi atau oknum-oknum tertentu ketika demo tempo hari. Follow up nya, hari berikutnya (Rabu, 23 Maret 2016) salah satu perusahaan penyedia jasa transportasi itu ngasih promo yang kedengerannya fantastis: GRATIS BIAYA ANTAR SEHARIAN!

Dan respon orang pun bermacam-macam. Gak usahlah sibuk liatin orang debat dan berkomentar di channel berita, di timeline media sosial pun bertebaran berbagai komentar, dari yang mendukung, yang skeptis, yang kritis, yang makan petis.. ah apalah. Segala macem komentar pokoknya.

Lantas?

Ultimate You

Bukan, ini gue bukan mau mengulas bukunya Rene Suhardono. Tapi in syaa Allah intinya serupa. Sebelum itu, coba dengerin dulu lagu di bawah ini sambil liat mbake Lindsay Lohan main gitar solo (entah beneran apa ala-ala).

 

You’re the kind of friend who always bends when I’m broken
Like remember when
You took my heart and put it back together again?

I’ve been wasting time with clueless guys
But now it’s over
Let me tell you why I’m through
I’ve met someone new who’s just like you

You’re it, you’re the ultimate
It’s automatic, I’m sure of it
No lie
So don’t even try to tell me that you’re not the guy
‘Cause I’ve been waiting all my life
For someone just like you
But you’re it, you’re the ultimate you

You’re the kind of guy whose hands and mind
Send shivers up and down my spine
I want to do to you what you do to me

You’re the kind of guy that blows my mind
But now it’s my turn
You’ve been right in front of me
Everything I need, why didn’t I see?

You’re it, you’re the ultimate
It’s automatic, I’m sure of it
No lie
So don’t even try to tell me that you’re not the guy
‘Cause I’ve been waiting all my life
For someone just like you
But you’re it, you’re the ultimate you

Lindsay Lohan – Ultimate

Continue reading “Ultimate You”

Semangat Baruku

Sunday is over
We are all going home
No reason to stay here
But no one has made a move

We know that for sure
Nothing lasts forever
But we have too many things
Gone too fast

Let’s make a wish, easy one
That you are not the only one
And someone’s there next to you holding your hand

Make a wish, you’ll be fine
Nothing’s gonna let you down
Someone’s there next to you holding you now

Make a wish, easy one
You are not the only one
Someone’s there next to you holding your hand

Make a wish, you’ll be fine
Nothing’s gonna let you down
Someone’s there next to you holding you now
Along the paths you walk

ELLEGARDEN – Make A Wish

Ya, lagu itulah yang sangat pas mengiringi perpisahan kami di Villa Merah, 20 Maret 2016 kemarin. Seluruh rangkaian acara telah selesai, tapi kami tak kunjung beranjak pergi. Seolah jiwa-jiwa kami belum ingin berpisah. Padahal, kami belum pernah bertemu sebelumnya. Kami “hanya” bertemu selama 4 hari, namun ternyata, momen itu mengubah hidup-hidup kami.

Atau setidaknya, mengubah hidup gue.

Kalo biasanya gue bikin postingan panjang-panjang banget, kali ini gue speechless.

Mereka semua orang hebat.

Mereka semua keren.

Mereka semua tadinya orang-orang yang sama sekali asing.

Tapi kemudian mereka semua mengubah gue.

Mereka semua jadi keluarga baru gue.

Mereka semua semangat baru gue.

Gue belajar banyak dari mereka, dan ternyata mereka pun belajar dari gue. Mereka semua membuat gue menjadi orang yang lebih baik, dengan atau tanpa mereka sadari. Mereka bersedia mendengar gue, mendukung gue, menyampaikan apa adanya pada gue, mengamini mimpi-mimpi gue. Pun gue untuk mereka. Mereka bahkan lebih dulu percaya sama gue daripada gue percaya sama diri gue sendiri.

(((LUAR BIASA)))

Terlalu banyak hal yang bisa gue ekspresikan buat mereka. Terlalu besar rasa terima kasih gue untuk mereka.

Tapi kemudian gue kembali ke dunia nyata.

Ada saat-saat dimana gue kembali merasa kesepian. Sendirian.

Dan dunia luar itu begitu keras.

Emosi negatif begitu mudah menghampiri.

Begitu mudah kembali meracuni hati ini.

Dunia nyata terasa jauh lebih kejam ketika sendirian.

Tapi aku adalah aku.

Aku yang kalian percaya.

Aku yang kalian berikan hati kalian sepenuhnya.

Aku yang bisa memilih, apakah aku akan larut dalam kesepian

Ataukah aku akan menjaga dengan baik hati yang kalian titipkan.

Dan aku pun terbangun dengan pesan-pesan kalian.

Aku terbangun dengan semangat baru

Aku kembali terbangun dengan kesadaran.

Ternyata kalian masih bersedia mengingatkan.

Terima kasih, SIAware 25. Terima kasih, keluarga besar SIAware.

Akan kujaga hati yang kalian berikan.

I love you.

I give all my heart to you.

 IMG-20160321-WA0010-1-1

Jakarta, 22 Maret 2016. ©nadhilaaz