Layanan Transportasi, Aksi Anarkis, dan Promo Gratis

Oke, postingan ini mungkin telat seminggu, tapi berhubung udah terlanjur ditulis, yaudah deh dilanjutin dan dipublish ajah.

Sejujurnya, gue gak terlalu merhatiin aksi anarkis seperti apa yang dilakukan (oknum-oknum) supir taksi tempo hari. Gue cuma sempet dapet beberapa foto dan video aksi-aksi tersebut yang gak semuanya gue liat satu-satu. Gue rasa ga perlu lah gue liat aksi anarkisnya kayak apa, yang pasti itu tindakan yang merusak, ga efektif, ga positif, bikin mood jelek aja kayaknya. Energi gue kemarin lagi positif, dan ternyata energi positif bisa bikin lo ga pengen merhatiin hal-hal bernada negatif. True story, bro.

Anyway, cukup tau lah apa yang dilakukan sama supir-supir taksi atau oknum-oknum tertentu ketika demo tempo hari. Follow up nya, hari berikutnya (Rabu, 23 Maret 2016) salah satu perusahaan penyedia jasa transportasi itu ngasih promo yang kedengerannya fantastis: GRATIS BIAYA ANTAR SEHARIAN!

Dan respon orang pun bermacam-macam. Gak usahlah sibuk liatin orang debat dan berkomentar di channel berita, di timeline media sosial pun bertebaran berbagai komentar, dari yang mendukung, yang skeptis, yang kritis, yang makan petis.. ah apalah. Segala macem komentar pokoknya.

Lantas?