It’s My Life

It’s my life
It’s now or never
I ain’t gonna live forever
I just wanna live while I’m alive

It’s my life
My heart is like an open highway
Like Franklin said, “I did it my way”
I just wanna live while I’m alive

Bon Jovi – It’s My Life

Lagu ini masih terus terngiang-ngiang di kepala gue sampe saat ini, tetapi itu nggak bikin gue kesel (seperti mungkin umumnya lagu yang terngiang-ngiang di pikiran), justru bikin gue lebih semangat :)

Ya, baru dalam 4 hari kebelakang ini gue bener-bener mendalami lirik lagu ini, dan meresapi maknanya. Ini hidup gue. Hidup gue adanya sekarang; nanti, besok, lusa, siapa yang tahu? Only Allah knows. Gue punya pilihan untuk menentukan hidup gue. Mau seperti apa? Mau dibawa kemana?

Dan ternyata gue udah pernah menulis tentang pilihan loh di sini. (Baru nyadar, hahaha. Terus sekarang nulis apa dong yah.)

Oh, iya. Kalau gitu sekarang gue nulis tentang kesadaran deh. Bahasa kerennya (eh, Bahasa Inggrisnya ding) sih awareness.

Apa itu awareness? Awareness adalah kesadaran. (Lah, dibolak-balik doang.)

________________________________________________

…dan tulisan di atas adalah draft postingan yang gue ketik sekitar 6 bulan yang lalu. Yak, emang dasar kebiasaan bikin postingan gak selesai-selesai. :’D

Anyway, it’s still relevant, though. Gue Alhamdulillah udah sadar, bahwa kesadaran itu penting banget buat hidup. Bahwa sadar itu bukan cuma berarti tidak tidur. Sadar disini berarti aware, bukan awake. BTW, kayaknya enakan gue pake istilah English-nya aja ya. Awareness.

Seperti yang gue pernah tulis di postingan ini;

Awareness is the first (but I believe it’s the most important) thing that actually gives us purpose to do something. Our level of awareness determines how we make decisions. We make decisions and act based on what we’re aware of.

Ya, awareness menentukan banget bagaimana kita bertindak ataupun membuat keputusan. Being aware (sadar) itu beda dari knowing (mengetahui). Bisa aja lo tau sesuatu, suatu informasi, atau apapun; tapi kalo lo nggak sadar bahwa informasi itu relevan bagi situasi yang lo hadapi, lo mungkin gak akan memanfaatkan informasi itu. Kalo dalam ilmu psikologi, mungkin lebih dikenal dengan istilah metakognisi. (..Kalo gak salah sih ya. Gue mengartikannya kurang lebih seperti itu, hehe mohon maaf kalo sotoy atau salah menyimpulkan :p)

Contohnya aja.. sekarang gue baru aware kalo ternyata gue udah nulis banyak tentang awareness di postingan sebelumnya. Gue kutip aja lah ya. :p

Without awareness, most of us would just do things without really thinking it through. Or even feeling it, more importantly.

Without awareness, we might just give in to a situation with another person/party where we’re in a lose-lose position, and thinking to ourselves that we’re okay with it, even if we don’t actually feel okay about it.

Without awareness, we might act based on our truth, judge and do things as we see fit; without considering about how other people might feel, without trying to see it from their perspectives.

Without awareness, we might not realize that we’re putting ourselves as victims in many situations, thinking that we don’t have a choice while in reality, we always do have a choice; we just prefer not to deal with the consequences of the other choice.

Without awareness, we might not realize what’s inside of us, the beauty of ourselves, our true potentials. We might not realize that each of our lives are meaningful in their own ways, none of them would exactly be the same, because each one of us is unique.

Without awareness, we might not realize the importance of the people around us, of the experiences we’ve been through, of the opportunities the future holds.

Basically, awareness is what you need to not just live, but to be alive.

Gimana? Makes sense now?

Kalo belum, ataupun lo sudah mulai aware betapa pentingnya awareness dalam menjalani hidup, atau setidaknya lo pengen melakukan sesuatu untuk mengubah hidup lo, maka lo perlu ikut training yang namanya SIAware.

Training ini beda dari segala macem training yang udah pernah gue ikutin seumur hidup. (Okeh, mungkin gue idup baru seperempat abad.. tapi udah pernah ngerasain berbagai macam training sih, Alhamdulillah, dari training ala-ala pelajar mahasiswa sampe training korporat…yang kadang juga trainingnya ala-ala #eh)

Percaya deh, training ini akan sangat berkesan dalam hidup lo. Walaupun training ini beda dari training lainnya, tapi juga punya kesamaan; efek trainingnya bisa berbeda-beda tergantung pada masing-masing peserta. (Ngaku aja deh, ga jarang kan lo lupa sama apa yang lo pelajari di training kemaren lusa.. :p Sedangkan temen lo mungkin ada yang apal banget.) Tapi training ini in syaa Allah jauh lebih long-lasting daripada training lainnya. Kenapa?

Kalo mau tau, lo mesti ngalamin sendiri :)

Karena ga ada pelajaran yang lebih baik daripada pengalaman pribadi, ya kan? :)

Jadi, apa lagi yang lo tunggu? Mumpung masih dikasih hidup, ayo ambil kesempatan untuk mengubah hidup lo.. Daftar training SIAware sekarang juga. Tempat terbatas! Deadline pendaftaran sebentar lagi.

Karena kita hidup di dunia ya sekarang. Nanti, besok, lusa.. cuma Allah yang Maha Mengetahui.

Info lebih lanjut silakan liat di http://www.siaware.org/siaware26/

Untuk testimoni lain tentang SIAware, silakan baca tulisan kak Monde (HR trainer/talent developer), MasGun (penulis Hujan Matahari dan Lautan Langit), atau buka Instagram dan Twitter @siaware.

Jakarta, 6 September 2016.
H+170 SIA25. H-16 SIA26.

IMG-20160730-WA0001

Advertisements

Please do leave a comment :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s