Protected: Cerpen: Tak Lagi Mengorbit Mentari

This content is password protected. To view it please enter your password below:

Advertisements

How I (Finally) Met Your Mother

Spoiler alert! Do not open this post if you haven’t watched the series finale.

Image taken from cbs.com.

Gue udah bilang spoiler alert kan? Read with your own risk ye..

Mengapa Tidak Kamu Saja?

Bumi duduk menikmati secangkir kopi, berkumpul dengan sahabatnya sedari kecil. Teman bermain sejak belum mengenal sekolah, dulu yang pertama kali Bumi malu-malu memberikan permen gula-gula untuknya di hari pertama masuk TK.

Namanya Bulan. Gadis yang dulu ketika kecilnya sering menangis karena melihat ulat daun. Rambutnya dikepang dua sampai kelas tiga, selanjutnya rambutnya dikuncir tunggal.

“Aku kadang berpikir..”, Bumi mengawali kalimatnya sejak setengah jam menikmati dunia masing-masing meski duduk semeja.

Membaca buku masing-masing.

“Apa yang kamu pikirkan, Bum?”, Bulan menimpali.

“Aku kadang berpikir, sudah 25 tahun aku menghabiskan waktu sendirian, didalamnya ada 10 tahun aku mencari-cari sosok perempuan.”

“Hahahahaaa lantas mengapa?”

Baca kelanjutannya..

Protected: Cerpen: Kamu, Mentari Yang Terbenam…

This content is password protected. To view it please enter your password below:

Protected: Cerpen: Selamat Terlahir Kembali, Mentari!

This content is password protected. To view it please enter your password below: